MK sebelumnya telah memutuskan untuk tidak bisa menerima gugatan dari Denny Indrayana dkk yang mempermasalahkan soal dokumen surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan Gibran yang dianggap tidak sesuai dengan aturan.
Adapun suket tersebut digunakan Gibran untuk kepentingan pemenuhan syarat sebagai cawapres pada Pilpres 2024 lalu.
Meski tidak menerima gugatan Denny Indrayana dkk, hakim konstitusi menyampaikan terkait tidak ditemukannya bukti bahwa Gibran memiliki ijazah setara SMA.
Di sisi lain, MK juga menyatakan tidak bisa mendiskualifikasi Gibran sebagai cawapres meski tidak ditemukan selama persidangan terkait bukti ijazah milik putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut.
Hakim lantas menyatakan bahwa hal tersebut merupakan wewenang dari lembaga lain.
Pasca putusan itu, muncul desakan agar DPR membahas soal pemakzulan terhadap Gibran.
Salah satunya dari Denny Indrayana selaku salah satu penggugat.
Dia mengatakan desakan itu muncul berdasarkan putusan MK yang menurutnya telah memberikan petunjuk kepada DPR untuk pemakzulan Gibran.
"Jadi saya harus realistis bahwa MK memberikan petunjuk, memberikan hint bahwa langkah selanjutnya adalah impeachment process," kata Denny saat menutup acara bertajuk 'Eksaminasi Putusan MK soal Gibran' di Cityloft Sudirman, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Sementara petunjuk yang dimaksud Denny yakni pernyataan hakim MK yang menyatakan bahwa ihwal penilaian keabsahan syarat Gibran ada pada lembaga lain.
Dia meyakini lembaga yang dimaksud adalah DPR dan MPR.
"Tetapi kita juga tahu bahwa perjuangan itu tidak mudah. Dia akan sangat tergantung dengan dinamika di antara berbagai pimpinan partai," tuturnya.
Lalu bagaimana respons parpol di DPR terkait desakan pemakzulan Gibran pasca putusan MK?
Gerindra
Wakil Ketua Komisi XIII dari Fraksi Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan agar seluruh pihak menahan diri pasca putusan MK tersebut.
Sugiat menegaskan pihaknya tidak akan berlarut-larut dalam merespons putusan MK tersebut.
Menurutnya, ketika banyak spekulasi buntut putusan tersebut, maka akan mengganggu ekonomi dan iklim investasi.
"Partai Gerindra mengimbau seluruh elemen masyarakat, tokoh bangsa, dan partai politik untuk menyikapi putusan ini secara bijak, menghentikan polemik yang berlarut-larut," kata Sugiat, Rabu (7/10/2026).
Sugiat menjelaskan kedewasaan berpolitik akan diuji dari kemampuan para aktor politik untuk move on.
Sumber : Tribun News
Link Youtube : https://youtu.be/iA6jGi1wzr0
Cek Kabel Data Samsung C to C Super Fast Charging 25W Original Cable USB Type C to Type C 3A.
Dapatkan di Shopee sekarang! ✅️
Cek Charger SAMSUNG Type C Fast Charging 45 Watt Kabel C to C Original Samsung 100%.
Dapatkan di Shopee sekarang! ✅️
Cek Kabel Data Xiaomi Type C Turbo Charge 6 Ampere Original 100% Fast Charging 67W berkualitas cepat dan awet.
Dapatkan di Shopee sekarang! ✅️
Cek [Tanpa tepi hitam] Tempered Glass Clear/Privacy Glossy Auto Align Tech Anti Gores Screen Protector Full for iPhone X.
Dapatkan di Shopee sekarang! ✅️
Cek Powerbank Fast Charging Mini Slim Wireless 12000mah Type C for Android Samsung Xiaomi Pawer Bank Kecil Magnetic Tipis.
Dapatkan di Shopee sekarang! ✅️





