بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول لله وعلى آله وصحبه ومن والاه
نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ أما بعد
Dengan ini DPP FPI & seluruh Sayap Juangnya dengan rasa bangga & penuh haru menyampaikan apresiasi & penghargaan yang tinggi untuk seluruh anggota LPI (Laskar Persaudaraan Islam) & BATIK (Badan Anti Teroris & Komunis), serta segenap Panitia Acara Haul & komponen masyarakat lainnya yang telah menjaga Acara Haul & Tabligh Akbar IB-HRS di Petarukan - Pemalang - Jawa Tengah dari gangguan Gerombolan PWI - LS yang diduga kuat jelmaan Neo PKI, karena sering beroperasi dengan modus yang mirip dengan modus operasi PKI di Tahun 1948 dan 1965, seperti mempersekusi Para Da'i & membubarkan acara pengajian yang tidak sesuai dengan Hawa Nafsu mereka, serta mengganggu Habaib & Ulama serta Muhibbin di berbagai Daerah.
Penghargaan ini berdasarkan penilaian objektif yang mencakup :
1. Kecerdasan dalam mengatur strategi pertahanan dengan memonitor dan memetakan lokasi acara secata cermat & teliti, sehingga berhasil menutup semua celah perusuh ke arah lokasi acara, dan umat yg hadir pun tetap nyaman & aman serta khidmat mengikuti acara yang berjalan lancar, sukses dan berkah.
2. Ketertiban & Kedisiplinan serta Tanggung-Jawab tinggi dalam melaksanakan tugas yang sangat luar biasa, sehingga Benteng Pertahanan Acara sangat kokoh dan tidak bisa dimasuki perusuh, bahkan disentuh pun tidak bisa, sehingga Pembacaan Al-Qur'an & Riwayat Maulid Nabi SAW serta Dzikir & Manaqib Sohibul Haul berjalan lancar, dan Panitia & Tokoh setempat bisa beri sambutan, lalu Ketua Tanfidzi DPP FPI Hb Muhammad Alattas beserta Ketua Mahkamah Front DPP FPI KH Awit Masyhuri pun bisa beceramah tanpa gangguan, hingga IB HRS berceramah menyampaikan materi Da'wah tanpa gangguan walau di seputar lokasi diserang Gerombolan PWI LS, dan akhirnya acara ditutup dengan Doa dari dari Tokoh Ulama setempat yaitu Kyai Hasan Hayyi.
3. Keberanian yang hebat & dahsyat dengan spirit bela Agama, Habaib & Ulama, serta jaga Ummat yang mengaji untuk mengharap Ridho Allah SWT, sehingga sikon di luar lokasi pengajian seperti: "Ratusan anjing liar yang ingin menerkam mangsanya yang dikira hanya sekumpulan Domba lemah, tapi ternyata ada serombongan Singa yang menjaganya, sehingga anjing-anjing liar tersebut diterkam & dicabik Kawanan Singa, akhirnya anjing-anjing liar tersebut banyak yang tumbang dan terluka, sisanya lari terbirit-birit ketakutan, dan belakangan mereka "Playing Victim" dimana mereka bersama Pimpinan Tertingginya bersumpah dusta kepada ummat sebagai korban tak bersenjata yang diserang, lalu mereka sebagai pihak penyerang melaporkan pihak yang diserang ke Polisi karena kalah perang.
4. Koordinasi yang bagus dengan aparat dan selalu Taat Hukum yg luar biasa, menjaga Habaib & Ulama beserta ribuan ummat tanpa senjata tajam, dan hanya bertahan membela diri & tidak menyerang, saat para perusuh lari, mereka tidak mengejar, karena tugas mereka bertahan menjaga, bukan menyerang.
5. Keikhlasan dan Ketulusan serta Mahabbah yang mengharu-birukan dalam menjaga Habaib sebagai Dzuriyah Nabi SAW & menjaga Ulama sebagai Pewaris Para Nabi, sehingga mereka datang dengan ongkos sendiri tanpa dibayar, dan saat terluka mereka tidak mengeluh, bahkan bersyukur dan berdoa agar darah yang tumpah menghapus dosa mereka, dan pengorbanannya diterima Allah SWT serta bia membahagiakan Rasulullah SAW.
حسبنا الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصر
ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم والحمد لله رب العالمين


