Brotherhood News - PWI LS kembali berulah dengan mengeluarkan surat edaran keberatan yang melarang suatu acara pengajian tabligh akbar di daerah Indramayu tertanggal 27 Juli 2025.


Surat edaran yang berisi pernyataan Keberatan adanya pengajian tabligh akbar bertema "Unwir Bersolawat" yang akan menghadirkan Habib Novel bin Yahya & Habib Ahmab Bin Utsman Alaydrus pada Jum'at malam Sabtu 8 Agustus 2025.

Surat keberatan PWI LS Indramayu tertanggal 27 Juli 2025 bernomor 0175/SP/DPD-IM/PWI-LS/VI/2025 secara terang-terangan menyatakan keberatan tabligh akbar Unwir Bersolawat yang menghadirkan Habib Novel bin Yahya & Habib Ahmab Bin Utsman Alaydrus.

Peristiwa ini mengingatkan kembali tragedi penyerangan pengajian Tabligh Akbar di Pemalang yang bermula dari surat edaran pernyataan keberatan dari PWI LS Pemalang yang menolak kegiatan tabligh akbar pada waktu itu.

Penyerang PWI LS di Pemalang mengakibatkan jatuhnya sejumlah korban luka dari jamaah yang hadir di pengajian akibat lemparan batu dan pentungan dari PWI LS, begitupun dari PWI LS banyak yang terluka akibat serangan balik dari jamaah dan FPI.

Shopee COD & Gratis Ongkir :

Sejumlah umat Islam sangat menyayangkan ulah yang dilakukan oleh PWI LS yang membuat kegaduhan menolak kegiatan pengajian disejumlah daerah khususnya kini di Indramayu.

Selama ini di Indramayu banyak mengadakan pengajian tabligh akbar dan sholawat yang menghadirkan ulama dan habaib semua berjalan aman dan kondusif, tidak pernah terjadi kegaduhan apapun saat menggelar pengajian tabligh akbar yang mengundang habaib.

Dengan alasan yang mengada-ngada dan sangat tidak masuk diakal penolakan PWI LS pada tabligh akbar disejumlah tempat karena pengajian tersebut mengundang Habaib, termasuk pengajian Unwir Bersolawat yang diadakan di Indramayu.

Faktanya pengajian tabligh akbar atau sholawat akbar yang mengundang Habaib dari dahulu hingga kini sangat diterima ditengah-tengah umat Islam tanpa persoalan apapun, kecuali setelah munculnya ormas PWI LS barulah tabligh akbar yang mengundang Habaib dipersoalkan tanpa alasan jelas.

Penolakan PWI LS bukan hanya pada tabligh akbar Habib Rizieq dan Habib Bahar yang dinilai keras saat menyampaikan ceramah, tapi majelis sholawat Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Habib Abidin Assegah yang lembut pun beberapa kali mengalami penolakan dari PWI LS disejumlah daerah.

Disejumlah daerah PWI LS melakukan penolakan pengajian dengan sejumlah aksi orasi, surat edaran, dan membentangkan spanduk menggunakan kalimat profokasi menolak tabligh akbar atau sholawat yang menghadirkan ulama habaib.